"Manusia Tanpa Nama"
Aku sudah dengar ratusan kali
Tentang Gibran menulis puisi
Tentang sayap-sayap patah ini
Tentang mimpi-mimpi yang usai
Aku sudah dengar ratusan kali
Tentang Chairil menulis puisi
Tentang karawang hingga bekasi
Tentang binatang jalang mati
Tapi lihat aku wahai pujangga
Sayapku patah ratusan kali
Mimpiku musnah ratusan kali
Aku tetap terbang dan bermimpi
Dan lihatlah aku wahai pujangga
Meski jiwaku tak berada di kotamu
Meski sisi binatangku rapuh karnamu
Aku tetap tegar dan berlari
Merindukan kehangatan cinta menyapa
Dari sudut-sudut kota yang t'lah kusinggah
Menantikan kedamaian jiwa mendera
Dari kutub-kutub nama yang ku jelajah
Ini aku bukan binatang jalang terluka
Bukan malaikat yang patah sayapnya
Hanya aku seorang manusia tanpa nama
Mencoba belajar bijak dari mimpi tertunda
Model: George Nendissa (Keponakanku di Saparua)
31 Agustus 2010
Yermias Y.A. Engel
Keep moving... Keep trying...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar